h1

Sekapur Sirih

September 15, 2008

didik wajah

Pembaca yang Budiman,

Terimakasih telah meluangkan waktu membuka blog saya dalam Media Forum ini yang dapat kita manfaatkan untuk Sharing Informasi, Sharing Ilmu dan Pengetahuan serta Pengalaman dalam semua aspek. Apakah dalam berkarier di bidang Akademisi, Politisi, Birokrasi ataupun Diplomasi. Hal ini penting untuk meningkatkan Capacity Building dari kita semua untuk melanjutkan Pembangunan Indonesia Seutuhnya.

Mari para generasi muda lakukan yang terbaik untuk Bangsa, Negara dan Agama dan jangan tanyakan apa yang telah dilakukan oleh Negaramu untuk mu !!

Semoga dengan media forum ini kita bisa lebih banyak memberikan NIM (Networking, Inovation dan Motivation) ini merupakan kata kunci kami untuk MAJU dalam membangun bangsa Indonesia seutuhnya. AMIN.

Salam dari kami,

Prof. Dr. Didik Sulistyanto

h1

Renungan Pendidikan Untuk Anak-Anak Kita

Maret 19, 2009

Video yang baik untuk kita renungkan, peran orang tua sangat penting untuk pendidikan anak sejak dini, kebiasaan buruk orang tua akan berdampak sangat buruk pada anak dan sebaliknya kebiasaan baik orang tua akan berdampak lebih baik pada perilaku anak……

Silahkan menonton Video in semoga bermanfaat buat kita dalam mendidik anak-anak kita sebagai penerus generasi muda Indonesia kelak………

Amin

Silahkan unduh di website dibawah ini…….

http://rapidshare.com/files/210954916/ANAK.wmv.html

h1

BELAJAR DARI 5 BOLA: PEKERJAAN, KELUARGA, KESEHATAN, TEMAN, DAN SPIRIT

Maret 10, 2009

BELAJAR DARI 5 BOLA

Ikhwatifillah rahimakumullah sebagaimana kita ketahui bahwa hidup merupakan suatu permainan ketangkasan dimana kita harus memainkan keseimbangan 5 buah bola yang dilempar ke udara.
Boal-bola tersebut bernama :
1. Pekerjaan
2. Keluarga
3. Kesehatan
4. Teman
5. Spirit
Kita harus menjaga agar ke-5 bola ini seimbang di udara.
Kita akan segera mengerti bahwa ternyata “Pekerjaan” hanyalah sebuah bola karet. Jika kita menjatuhkannya maka ia akan dapat memantu kembali. Tetapi empat bola lainnya yaitu Keluarga,Kesehatan, Teman dan Spirit, terbuat dari gelas. Dan jika kita menjatuhkan salah satunya maka ia akan dapat terluka, tertandai, tergores, rusak atau bahkan hancur berkeping-keping. Dan ingatlah, mereka tidak akan pernah kembali seperti aslinya. Kita harus memahami benar dan berusaha keras untuk menyeimbangkannya.

Bagaimana caranya?
1. Jangan rusak nilai kita dengan membandingkannya dengan nilai orang lain. Perbedaan yang ada diciptakan untuk membuat masing-masing diri kita spesial.
2. Jangan menganggap remeh sesuatu yang dekat di hati kita, melekatlah padanya seakan-akan ia adalah bagian yang membuat kita hidup, dimana tanpanya, hidup menjadi kurang berarti.
3. Jangan biarkan hidup kita terpuruk di masa lampau atau dalam mimpi masa depan. Satu hari hidup pada suatu waktu berarti hidup untuk seluruh waktu hidupmu.
4. Jangan menyerah ketika masih ada sesuatu yang dapat kita berikan. Tidak ada yang benar-benar kalah sampai kita berhenti berusaha.
5. Janganlah takut mengakui bahwa diri kita tidaklah sempurna. Ketidaksempurnaan inilah yang merupakan sulaman benang rapuh untuk mengikat kita satu sama lain.
6. Jangan takut menghadapi resiko. Anggaplah resiko sebagai kesempatan kita untuk belajar bagaimana menjadi berani.
7. Jangan lupa bahwa kebutuhan emosi terbesar dari seseorang adalahkebutuhan untuk merasa dihargai
8. Jangan takut untuk belajar sesuatu. Ilmu pengetahuan adalah harta karun yang selalu dapat kita bawa kemana pun tanpa membebani.

MASA LALU adalah SEJARAH
MASA DEPAN MISTERI
Dan SAAT INI adalah KARUNIA DAN PERJUANGAN YANG HARUS SUNGGUH-SUNGGUH KITA LAKUKAN JANGAN SAMPAI HILANG KESEMPATAN YANGDIBERIKAN ALLAH KEPADA KITA (WAQULI’MALU FASAYARALLAHU AMALAKUM….. 9:105)

h1

ASAL-USUL NAMA KOTA PONOROGO

Maret 9, 2009

ASAL-USUL NAMA PONOROGO

Reog

A. BERDASARKAN LEGENDA

1. Di dalam buku Babad Ponorogo yang ditulis oleh Poerwowidjojo diceritakan bahwa asal-usul nama Ponorogo. Bermula dari kesepakatan dan musyawarah antara Raden Katong. Kyai Mirah. Dan Joyodipo pada hari jum’at sat bulan purnama. Bertempat di tanah lapang dekat gumuk ( wilayah Katongan sekarang ). Di dalam musyawarah tersebut disepakati bahwa kota yang akan didirikan nanti dinamakan “ Pramana raga “ akhirnya lama kelamaan menjadi Ponorogo.

2. Dari cerita rakyat yang masih hidup di kalangan masyarakat terutama dikalangan generasi tua. Ada yang mengatakan bahwa nama Ponorogo kemungkinan berasal dari kata Pono : Wasis, pinter, mumpuni, mengerti benar, Raga : Jasmani badan sekujur. Akhirnya menjadi Ponorogo.

B. TINJAUAN ETIMOLOGI

Mengacu dari sumber-sumber certa diatas. Jika ditinjau secara etimologi akan kita dapatkan beberapa kemungkinan sebagai berikut :

1. “ Prama Raga “

Sebutan Pramana Raga terdiri dari dua kata :

Ø Pramana : Daya kekuatan, rasa hidup, permono, wadi

Ø Raga : Badan, Jasmani

Dari penjabaran tersebut dapat ditafsirkan bahwa dibalik badan wadak manusia itu tersimpan suatu rahasia hidup ( Wadi ) berupa olah batin yang mantap dan mapan berkaitan dengan pengendalian sifat-sifat amarah, alumawah, shuflah, muthmainah

2. Ngepenakake raga menjadi Panaraga

Manusia yang memiliki kemampuan olah batin yang mantap dan mapan akan dapat menempatkan diri dimana pun dan kapan pun berada.

Akhirnya apapun tafsirannya tentang Ponorogo dalam wujud seperti yang kita lihat sekarang ini adalah tetap Ponorogo sebagai kota REOG yang menjadi kebanggan masyarakat Ponorogo

h1

Study Lapangan Peserta Pendidikan Ketahanan Nasional Pemuda (TANNASDA), 2-4 Maret 2009

Maret 3, 2009

Study Lapangan Peserta Pendidikan Ketahanan Nasional Pemuda (TANNASDA), 2-4 Maret 2009

 

Kunjungan Study Lapangan Peserta dan Pembimbing Pendidikan Ketahanan Nasional Pemuda (TANNASDA), Angkatan ke II, Sinergi Depdiknas dan Menegpora, 2-4 Maret 2009, di Bangkok, Thailand

Pendidikan Ketahanan Nasional Pemuda (TANNASDA) merupakan kegiatan sinergi antara Depdiknas,Menegpora dan Lemhannas yang sudah mencapai Angkatan ke III, pada tanggal 2-4 Maret mengadakan kunjungan study lapangan di Bangkok Thailand, dengan peserta berjumlah 68 ( enampuluh delapan) orang yang terdiri dari Ketua BEM Perguruan Tinggi se Indonesia, Ketua Organisasi Kepemudaan se Indonesia, Pembimbing dari Menegpora, Lemhannas dan Depdiknas.

Tujuan Pendidikan Ketahanan Nasional Pemuda (TANNASDA) adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran mengenai Ketahanan Nasional di kalangan pemuda sebagai pemimpin bangsa di masa depan dan meningkatkan kepemimpinan, wawasan kebangsaan dan Nasionalisme pemuda sebagai bekal dalam kepemimpinan Nasional.

Target Kompetensi Pendidikan Ketahanan Nasional Pemuda diharapkan lahir pemuda yang memiliki kualitas kepemimpinan yang handal untuk berkiprah dalam kepemimpinan dan pembangunan nasional secara umum di masa datang, sebagai pemimpin yang berwawasan kebangsaan dan memiliki ketahanan nasional yang tangguh dalam bingkai NKRI.

Delegasi rombongan TANNASDA di ketuai oleh Bapak Erlangga Masdiana dari Menegpora serta Bpk. Luluk Budiono dan Bpk. Pribowo Putro dari BPKLN, Depdiknas.

Kegiatan selama di Bangkok,Thailand mulai tangal 2-4 Maret 2009, adalah:

(1) Kunjungan ke KBRI Bangkok, diskusi dengan Dubes RI,Kepala Fungsi Politik,Ekonomi,Pensosbud dan Atase Pendidikan KBRI yang membahas tentang semua permasalahan Kepemudaan,Politik,ekonomi,Pendidikan dan Sosbud Thailand,

(2) Kunjungan ke Thamassat University,diskusi dengan Pejabat Universitas dan Organisasi Kepemudaan Thailand,

(3) Kunjungan ke WAMY (World Assembly Muslim Youth Thailand),diskusi dan ceramah dari WAMY dan kegiatan yang menarik membahas Islam Moderat di Thailand,

(4) Tour di Bangkok dan sekitarnya

Tindak lanjut study lapang peserta TANNASDA di Bangkok meliputi: (a) meningkatkan kerjasama mahasiswa dan pemuda Indonesia dan Thailand, (b) meningkatkan kerjasama dan pertukaran mahasiswa dan pemuda Indonesia dan Thailand, dan (c) meningkatkan peran serta pemuda dalam kegiatan KTT ASEAN yang pada kegiatan KTT ASEAN ke 14 di Hua Hin, tgl 26 Februari sd 01 Maret 2009, sudah dimulai dengan pertemuan Kepala Negara ASEAN dalam informal meeting dengan ASEAN Youth Representatives.

h1

PRODUK NEMADIC YANG AMPUH SEBAGAI AGENSIA HAYATI HAMA TANAMAN PERTANIAN

Februari 14, 2009

Produk NEMADIC yang ampuh sebagai Agensia Hayati Serangga Hama Tanaman Pertanian, Pangan, Perkebunan, Hortikultura, dan Buah-buahan di ASEAN dan sekitarnya

Nemadic01Nemadic02

Produk HORTINEMA: Efektif untuk Serangga Hama Tanaman Sayuran sertaProduk COLEONEMA: Efektif Mengendalikan Hama Gayas, Uret dan Coleoptera pada Tanaman Perkebunan dan Pertanian

Semua produk NEMADIC, Biopestisida Berbahan Aktif Nematoda entomopatogen, telah tersedia di Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Jember

Hubungi Bapak Ir.WAGIYANA,MSc, HP.: 081559617800

h1

CONTOH PROPOSAL INTERNATIONAL FOUNDATION FOR SCIENCE (IFS) SWEDIA DAN ITSF JAPAN YANG SUKSES

Februari 12, 2009

Proposal penelitian sumber dana IFS Swedia dan ITSF Japan Foundation yang telah berhasil didanai oleh IFS Swedia dan ITSF Japan pada tahun 2002 dan 2001 sangat bermanfaat bagi temen-temen Dosen, Mahasiswa, Peneliti untuk membuat proposal yang baik dan mengajukan pada sponsor sesuai dengan bidang ilmu yang diprioritaskan untuk didanai. Silahkan buka www.ifs.se dan www.itsf.co.id juga contoh proposal penelitian yangtelah sukses didanai oleh IFS dan ITSF dibawah ini.

Silahkan membuat proposal penelitian dan ajukan ke IFS dan ITSF dan semoga berhasil. Amin.

Untuk lebih detailnya silahkan buka alamat di website dibawah ini:

http://rapidshare.com/files/197467495/IFS_DIDIK_final.htm.html

http://rapidshare.com/files/197471597/ITSF__DIDIK_PLUTELLA_2000.htm.html

h1

PENGENALAN NEMATODA ENTOMOPATOGEN SEBAGAI AGENSIA HAYATI ORGANISME PENGGANGGU TANAMAN YANG BERWAWASAN LINGKUNGAN

Februari 12, 2009

PENGENALAN NEMATODA ENTOMOPATOGEN SEBAGAI AGENSIA HAYATI ORGANISME PENGGANGGU TANAMAN YANG BERWAWASAN LINGKUNGAN

Indonesia memiliki potensi agensia hayati yang luar biasa banyak (mega biodiversitY) terutama Nematoda entomopatogen,

Nematoda parasit serangga dapat dijumpai disetiap jengkal tanah di Indonesia (mulai dari pantai sampai pegunungan)

Pengendalian kimiawi merupakan salah satu cara yang sering dilakukan petani, membutuhkan cost yang besar tapi hama tersebut sudah resisten/ tahan, serta memberikan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia,

Pemanfaatan agens hayati dengan nematoda entomopatogen sebagai pengendali hama utama sayuran yang ramah lingkungan sangat diharapkan.

Pemanfaatan Nematoda Entomopatogen sebagai agens hayati hama utama sayuran, padi, dan perkebunan dan merupakan hal baru di Indonesia,

Steinernema sp. dan Heterorhabditis sp. isolat lokal sebagai agens hayati yang dapat diproduksi secara massal dalam media padat maupun cair dalam media in vitro yang murah, ekonomis dan efektif.

NEP00NEP03

Nematoda entomopatogen, Heterorhabditis spp. yang berasal dari semua jengkal tanah yang bersimbiose dengan bakteri,Photorhabdus spp. yang ampuh mengendalikan hama Tanaman Pertanian, Pangan, Perkebunan, dll.

NEP10NEP11

Proses produksi massal Nematoda entomopatogen secara in vitro dalam tabung berisi media khusus dan liquid culture fermentor vol. 500-1000 liter

NEP01NEP02

Proses masuknya Nematoda entomopatogen dalam tubuh serangga sampai menyebabkan serangga hama mati dalam waktu 24 jam